Pada tanggal 27 Maret 2024, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Langsa mengadakan kegiatan Visiting Lecturer dengan tema “Resiliensi Komunikasi di Era 5.0”. Acara ini diisi oleh dua narasumber yang berkompeten, yaitu Dr. Mawardi, MA dan Dr. Zulkarnaen, MA. Acara dibuka dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Dr. Irma Yusriani Simamora, MA, selaku Ketua Program Studi KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Dr. Irma menekankan pentingnya resiliensi komunikasi di era digital yang terus berkembang, serta bagaimana mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di dunia komunikasi yang semakin kompleks. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi KPI, yang antusias mengikuti paparan dari kedua narasumber. Diskusi yang berlangsung sangat interaktif, dengan mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi mengenai penerapan konsep resiliensi komunikasi dalam praktik sehari-hari.

Dalam paparanya, Kedua Dosen Tersebut menjelaskan bahawa Resiliensi komunikasi di Era 5.0 merujuk pada kemampuan individu dan organisasi untuk beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi perubahan yang cepat dan tantangan yang muncul akibat kemajuan teknologi dan digitalisasi. Era 5.0 ditandai dengan integrasi teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT), dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa aspek penting dari resiliensi komunikasi di Era 5.0 meliputi:
- Adaptabilitas: Kemampuan untuk menyesuaikan strategi komunikasi sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan audiens yang berubah.
- Inovasi: Mendorong penggunaan alat dan platform komunikasi baru yang dapat meningkatkan interaksi dan kolaborasi.
- Keberlanjutan: Membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan audiens, meskipun terjadi perubahan besar dalam cara berkomunikasi.
- Keterhubungan: Memanfaatkan jaringan digital untuk memperluas jangkauan komunikasi dan meningkatkan akses informasi.
- Keamanan Informasi: Menjaga privasi dan keamanan data dalam komunikasi digital untuk membangun kepercayaan dengan audiens.
Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip resiliensi komunikasi, individu dan organisasi dapat lebih siap menghadapi tantangan di Era 5.0 dan memanfaatkan peluang yang ada.

Acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami dinamika komunikasi di era 5.0 dan meningkatkan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan perubahan yang terjadi (irma)
