Perkuat Kompetensi Global dan Literasi Keislaman, Mahasiswa KPI UINSU Ikuti Pelatihan TOAFL Puspesa

Medan (KPI UINSU) — Mahasiswa Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sumatera Utara Medan, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pelatihan Bahasa Arab melalui program Test of Arabic as a Foreign Language (TOAFL). Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Bahasa (Puspesa) UINSU Medan ini digelar selama dua pekan, mulai 12 hingga 23 Oktober 2026, bertempat di Gedung Pusat Bahasa, Kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar, Medan.

Dalam pelatihan lintas fakultas tersebut, lima mahasiswa Prodi S1 KPI terpilih menjadi delegasi, yaitu:

  1. Windiyani
  2. Ahmad Dhuha
  3. Ahmad Zahi
  4. Nur Azila
  5. Shofiyah

Ketua Program Studi S1 KPI UINSU, Dr. Irma Yusriani Simamora, M.A., menyambut hangat sekaligus mengapresiasi keikutsertaan para mahasiswa dalam program ini. Beliau menegaskan bahwa penguasaan bahasa Arab memiliki korelasi erat dengan penguatan profil lulusan KPI sebagai calon komunikator dan praktisi penyiaran Islam masa depan.

“Keikutsertaan mahasiswa KPI dalam pelatihan TOAFL ini adalah langkah strategis. Sebagai calon dai, jurnalis, dan praktisi media Islam, penguasaan bahasa Arab bukan sekadar formalitas akademik, melainkan kunci untuk mengakses literatur primer keislaman secara mendalam dan akurat. Kami sangat bangga atas partisipasi aktif Windiyani, Dhuha, Zahi, Azila, dan Shofiyah. Semoga bekal ini meningkatkan daya saing mereka, baik dalam kajian keilmuan maupun dalam kancah komunikasi global,” ungkap Dr. Irma Yusriani Simamora, M.A.

Kegiatan ini secara umum dibuka oleh Kepala Puspesa UINSU Medan, Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A. Dalam sambutannya, Prof. Watni menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan layanan kebahasaan yang inklusif bagi seluruh mahasiswa lintas disiplin ilmu. Menurutnya, pendekatan materi disusun bertahap sesuai kemampuan awal peserta agar mereka memahami standar dan struktur pengujian TOAFL dengan baik. Selain itu, penguatan TOAFL juga sejalan dengan wacana peningkatan standar kompetensi lulusan di lingkungan UINSU di masa mendatang.

Dukungan serupa ditegaskan oleh Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Beliau menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing, baik Arab maupun Inggris sebagai pilar pembentukan lulusan berdaya saing tinggi dan berwawasan luas, sekaligus mewujudkan komitmen kampus menuju smart campus yang unggul dalam integrasi keilmuan.

Melalui pelatihan intensif ini, para delegasi mahasiswa KPI diharapkan tidak hanya siap menghadapi ujian kompetensi bahasa, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan tersebut dalam riset komunikasi penyiaran Islam serta memperluas kiprah dakwah di ranah nasional hingga internasional.