PkM Internasional FDK UINSU–PEKA Malaysia Hadirkan Layanan Trauma Healing bagi Anak Korban Banjir Aceh Tamiang

MEDAN — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Internasional bersama IAIN Langsa dan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA Malaysia). Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Langkat dan Desa Banua Raja, Aceh Tamiang, pada Sabtu (31/1/2026) dan Minggu (1/2/2026).

PkM internasional ini difokuskan pada penyaluran bantuan kemanusiaan serta layanan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh Tamiang. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata lintas negara dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan ke-17 mengenai kemitraan global.

Dekan FDK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Hasan Sazali, MA, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan implementasi nilai akademik dan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat terdampak.

“PkM internasional ini merupakan komitmen FDK UINSU untuk menghadirkan keilmuan dakwah dan komunikasi yang berorientasi pada nilai kemanusiaan. Kolaborasi dengan PEKA Malaysia dan IAIN Langsa menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden PEKA Malaysia, Datin Dr. Siti Taniza Toha, menyampaikan bahwa keterlibatan konselor dan akademisi lintas negara memiliki peran strategis dalam proses pemulihan psikososial anak-anak korban bencana.

“Anak-anak merupakan kelompok paling rentan dalam situasi pascabencana. Melalui pendekatan trauma healing, kami berharap mereka dapat kembali merasa aman, bahagia, dan memiliki harapan untuk masa depan,” jelasnya.

Wakil Dekan III FDK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, MA, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi sivitas akademika dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara nyata dan berkelanjutan.

“Pengabdian ini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman dosen dan program studi dalam merancang kegiatan pengabdian yang berdampak dan berorientasi keberlanjutan,” tuturnya.

Sesi trauma healing bagi anak-anak dipandu oleh Yolanda, S.Sos, alumni Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam FDK UINSU. Melalui metode bermain, bercerita, dan konseling ringan, anak-anak diajak mengekspresikan emosi serta secara perlahan mengurangi dampak trauma akibat bencana banjir yang dialami.

Ketua Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam FDK UIN Sumatera Utara Medan, Dr. Irma Yusriani Simamora, MA, menyampaikan bahwa keterlibatan Prodi KPI dalam PkM internasional ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam mengintegrasikan keilmuan komunikasi dengan praktik kemanusiaan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa keilmuan komunikasi dan penyiaran Islam tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi juga diaplikasikan secara langsung dalam konteks sosial dan kemanusiaan. Trauma healing menjadi ruang strategis bagi dosen dan mahasiswa KPI untuk berkontribusi dalam pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak korban bencana,” ujarnya.

Kegiatan PkM Internasional ini melibatkan sejumlah pimpinan dan pengelola program studi di lingkungan FDK UIN Sumatera Utara Medan, di antaranya Ketua Prodi S2 KPI Dr. Rubino, Ketua Prodi S1 KPI Dr. Irma Yusriani Simamora, MA, Ketua Prodi PMI Dr. Khatibah, Ketua Prodi BPI Dr. Kamalia, Sekretaris Prodi S3 KPI Dr. Fakhrur Rozi, M.I.Kom, Sekretaris Prodi S2 KPI Dr. Zainun, Sekretaris Prodi BPI Putra Dinata Saragi, M.Pd, Sekretaris Prodi PMI Ilham Mirzaya Putra, M.Si, Sekretaris Prodi Manajemen Dakwah M. Fachran Haikal, MM, Sekretaris Prodi S1 KPI Dika Sahputra, M.Pd, serta Kepala Laboratorium FDK Annisa R. Daulay, M.Pd.Kons, bersama mahasiswa.

Melalui kolaborasi pengabdian masyarakat berskala internasional ini, FDK UIN Sumatera Utara Medan menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun solidaritas global, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam pencapaian SDGs melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.