MEDAN – Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) turut ambil bagian dalam kemeriahan pembukaan ADFEST 2026 (Admissi Festival) yang digelar di Kampus I UINSU Sutomo dan Gedung Gelanggang Mahasiswa H.M Thalib Lubis, Minggu (3/5). Perhelatan akbar tahunan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., sebagai simbol semangat kolaborasi menuju Smart Islamic University.

Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui Tabligh Akbar bertema “UINSU Medan Mengabdi, Demi Umat, Demi Bangsa”. Kehadiran para ulama dan akademisi terkemuka seperti Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan dan jajarannya memberikan sentuhan spiritual yang kuat, menegaskan identitas UINSU dalam mengintegrasikan ilmu dan iman.
Sebagai bagian dari pameran pendidikan ini, prodi S1 KPI hadir untuk memberikan informasi komprehensif bagi calon mahasiswa yang tertarik mendalami dunia komunikasi, penyiaran, dan dakwah digital. Ketua Panitia ADFEST 2026, Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wadah strategis untuk memperkenalkan keunggulan program studi kepada masyarakat luas selama tiga hari berturut-turut.
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah keterlibatan aktif mahasiswa. Perwakilan mahasiswa dari Program Studi S1 KPI turut tampil sebagai narasumber dalam agenda Sharing Session fakultas. Dalam sesi interaktif tersebut, para mahasiswa KPI berbagi pengalaman seputar dunia perkuliahan, mulai dari asyiknya praktis di laboratorium penyiaran hingga keterlibatan mereka dalam proyek dakwah digital. Sesi ini menarik minat banyak pelajar SMA/Sederajat yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai prospek karier menjadi seorang komunikator muslim yang profesional.
Ketua Program Studi S1 KPI, Ibu Dr. Irma Yusriani Simamora, MA, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan ADFEST tahun ini. Beliau menilai kegiatan ini memiliki manfaat ganda, baik bagi institusi maupun bagi mahasiswa secara langsung.
“Kegiatan ADFEST ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami di prodi S1 KPI. Ini adalah momentum emas untuk menunjukkan kepada calon mahasiswa bahwa kuliah di KPI bukan sekadar belajar teori, tapi tentang bagaimana kita mengemas dakwah dengan inovasi teknologi dan komunikasi yang modern,” ujar Dr. Irma.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kehadiran perwakilan mahasiswa dalam sharing session merupakan latihan nyata bagi mereka sebelum terjun ke dunia profesional. “Saya melihat antusiasme mahasiswa sangat luar biasa. Inilah ruang kolaborasi yang kita butuhkan untuk mencetak lulusan yang kompetitif di era digital namun tetap memiliki akar nilai keislaman yang kuat,” pungkasnya.
ADFEST 2026 yang berlangsung hingga 5 Mei ini dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti Ranking 1 dan e-sport, serta pameran dari mitra strategis seperti Bank Indonesia. Melalui kegiatan ini, Prodi S1 KPI berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang siap berkontribusi bagi pengembangan masyarakat dan bangsa di masa depan.
